Thursday, 30 September 2010

Ramadhan-

Memang, Ramadhan Selalu Beri Kebahagiaan yang Berarti. (bagiku)

Bismillah, (jujur) aku menangis menulis ini.Semoga Allah tetap menyayangiku.
Ya, seperti yang aku bilang.Entah kenapa aku selalu merasa Ramadhan selalu ada kebahagiaan di situ.Entah yang semu atau yang abadi, tapi yang aku rasakan selalu semu.Mungkin aku akan merasakan yang abadi nanti (insyaallah).
Hari itu ada rapat yang di peruntukkan untuk ketua kelas,sekretaris dan bendahara untuk pelaksanaan pesantren kilat bahasa gampangnya sanlat.Dari tahun ke tahun selama aku bersekolah di SMA ini kegiatan itu rutin di adakan setiap bulan ramadhan dan sampai saat ini tahun terakhirku di sini masih tetap menjadi kegiatan yang (harus) ada pada bulan Ramadhan.

Awalnya (sumpah dan jujur) gue males banget buat ikut rapat.Karena gue bendahara kelas yah mau gak mau harus kumpul.Sekali lagi (sumpah) gue males banget.Udah gitu yah rapatnya ngaret.Ya menurut gue ngaret banget.Gue ampe bosen nunggunya ngotak-ngatik pensil sama kertas gak jelas, bolak-balik opera mini buka Facebook ampe bosen (masyaallah).Ya ini ciel (mungkin) cara melatih kesabaran dan saya (akhirnya) bersabar.

Seperti ikan yang dapet air waktu dia kehabisan nafas.Akhirnya panitia yang ngajak rapat dateng juga (alhamdulillah).Di mulailah rapat dan bla bla bla bla seseorang berbicara dan aku tak tau dia siapa (ketauan gak merhatiin sih) yah tapi setidaknya gue dengerin kok.Tiba-tiba ya gue ngomong (dalam hati) waw hebat juga nih yang ngomong.Waktu gue liat (subhanallah) dia SIAPA?gue baru liat ada adek kelas gue yang mukanya dan dan daaaan hehehe gue bilang hebat.Cara ngomongnya itu looh yang buat gue tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang DIA (cihuuuy).
Oh ya gue sempet bilang sama temen gue si Dea (sekretaris kelas)
“eh de imut yah?”
“siapa?”
“itu yang ngomong”
“ah biasa ajaaa”
Huaah bagi gue? INI pertama kalinya looh.Selama ini gue cuek-cuek aja soalnya sama adek kelas.Ah plis ciel jangan ada apapun dalam otakmu! Di situ gue istigfar banyak-banyak looh ya Allah jangan ya Allah jangaaaaaaaaaaaan!
Selesai rapat yah biasa aja seakan tak terjadi apa-apa tadi pada pandanganku pada hatiku ataupun otakku.Udah lupa anggapanku.
(gak muna) ternyata otak gue.Di rumah gue masih mikir itu SIAPA SIH?
***

Oke sanlat hari pertama mulai (dimulai).Tadinya aku tak mau jujur atau cerita sama siapa-siapa.Akhirnya aku buka mulut deh untuk bertanya SIAPA dia?
Aku bertanya pada teman dekatku.
“eh itu siapa sih?”
“oooh ituu si (sensor) diakan anak (sensor) kenapa ciel?suka ya?”
Seakan di pojokkan dengan pertanyaan itu.
“oh gak kok cuma nanya aja, keren ya”
“biasa aja”
AH, tapi bagiku tidak begitu.Bagiku dia dia diaaa yah begitulaah.
Hari-hari terus dan terus mengizinkanku untuk bertemu dengannya, yah meskipun hanya melihat dari jauh.Tapi faktanya, entah kenapa yaa hatiku selalu merasa bahagia.
Orang berfikir ada yang lain ya di diriku.Tampaknya aku suka, baru tampaknya loh belum tentu hati.
Padahal aku berjanji, bukan berjanji juga sih ya tapi PUNYA keinginan di ramadhan kali ini dan setelahnya aku BISA jadi lebih baik lagi.Aku khatamkan al-quran, dhuhaku tak ada yang bolong, tahajudku berjalan, lima waktuku tak ketinggalan, tarawihku pun sama serta yang lain-lainnya.Yah masa iya TIGA tahun di pesantren tak ada yang membekas kan malu sama diri sendiri juga sama sang Maha Agung.Ya, setiap orang pasti selalu ingin berusaha untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi bukan? Begitupun aku.
Tapi siapa yang tau? Atas apa yang Tuhan takdirkan untuk makhluk ciptaanNya.
Aku merasa Tuhan benar-benar membolak-balikan hatiku saat itu.Ya, aku sempat menangis karenanya.Karena merasa tak dapat menjaga keseimbangan hati.Merah jambu selalu datang, tentu saja wajar.Karena yang aku pelajari di pelajaran biologi, seseorang pada masa pubertasnya atau pada masa peralihan dari anak-anak menuju remaja pasti akan ada sedikit atau bahkan sering merasakan sesuatu atau perasaan ketertarikan terhadap lawan jenisnya.Orang biasa menyebutnya dengan virus merah jambu alias jatuh cintrong!.
Oh Tuhan, tapi aku mohon.Jangan terjadi (lagi) padaku.
Mengertilah hati, aku sedang menunggu janji.Aku sedang pelajari diri.Aku ingin mengejar mimpi.Aku mohon.Dan semoga Tuhan mengizinkan.Semoga.
Semakin hari semakin aku ingin terus melihatnya loh.Entah kenapa kalo gak liat kayaknya ada sesuatu yang kurang di hari itu, berlebihan ya? Biarlah, aku sedang khilaf kali.HAHAHA
***

Di sela itu aku mendapat pesan singkat dari seseorang yang aku anggap seperti kakakku sendiri.

Ketika kau merasa lelah dan tak berdaya dari semua usaha yang sepertinya sia-sia, Allah tau betapa kerasnya kau berusaha..
Ketika kau menangis sekian lama dan hatimu masih terasa sedih, Allah sudah menghitung tetes-tetes airmatamu..
Ketika kau fikir hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu terasa berlalu begitu saja, Allah sedang menunggu bersamamu...
Ketika kau sedang sendirian dan teman-teman melupakanmu, Allah selalu ada di sisimu..
Ketika kau fikir kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu harus berbuat apalagi, Allah punya jawabannya..

Hey pembaca, pasti kalian mengerti kan kesedihan apa yang baru saja aku alami teman? Kalian pasti mengerti.Tentang dia yang berada di kota sebrang.
Kalian tau? Mungkin Allah menghitung tetes-tetes airmataku (mungkin) dan semoga.Aku fikir dengan hal ini Allah memberi kebahagiaan lain.Di pertemukan dengan seseorang yang belum aku kenal.

Aku hanya kenal nama, tau muka tapi tak berani untuk bertutur sapa HAHAHA (ketawa miris tuh).

Oh ya, ada kejadian nekat kalo kalian ingat.Aku pernah cerita kok.Waktu itu ketika kita buka bersama di sekolah, ada hal konyol.Aku tak mau pulang sebelum mengucapkan “mohon maaf lahir dan batin” untuk dia yang belum aku kenal.Dan finally, aku berhasil mengucapkan itu atas kenekatan temanku.Thanks Terimakasih teman-temanku
Tau gak sih? Gue gak bisa tidur semaleman.HAHAHA
Setelah itu sekolah libur.Ada suka ada gaknya.Gue pengennya sekolah dan setiap hari sanlat HUAHAHAHA (frontal).Gue nunggu berhari-hari ya.
KAPAN SIH MASUK SEKOLAH? Hehehe
Jangan deh jangan di hiraukan.Itu adalah, perkataan gak waras yang keluar dari pikiran seseorang yang sedang tertekan rindu.HAHAHA
***
Setelah beberapa minggu berlalu.........

AKHIRNYA! Sekolah juga.HAHAHAHA
Meskipun gue agak-agak ada perasaan malas.Dari pada pikiran gue selalu gak jelas karena tertekan rindu YANG gak jelas juga.Pagi itu aku pergi ke sekolah dengan penuh semangat dan berharap melihatnya (dari jauh).
Ya mungkin rindu itu mengizinkanku untuk berpapasan dengannya, ya meski dia gak sadar.

Waw ternyata semangat gue gak sia-sia pagi itu! HAHAHA (ya gak paul?huahahaha)
Sekarang dan sampai tulisan ini aku buat adalah hari ketiga aku kembali ke sekolah.Dan sebanyak itu juga kekonyolan dan kekurangkerjaan gue terjadi.
BAHKAN, temen-temen gue pun menyadarinya kok!
Mau tau? yah kalian yang baca sih pasti tau gimana kekurangkerjaan gue.Ya benar! Gue gak mau pulang kalo gak liat dia (yang merasa di harap tenang dan jangan terbang).

Asli itu perbuatan gue sepanjang jalan yang paling GAK PENTING!

Ada lagi yang harus kalian cermati.
1. Gue jadi sering gak napsu makan (nyak gue pun menyadari itu).
2. Meski gue pulang awal ujung-ujungnya gue balik pas sekolah udah sepi (sudah memakan banyak korban yang menemani hahaha).
3. Kalo hari itu ketemu pasti malemnya gue agak susah tidur (ngerasa kok gue).

Baru itu kok yang gue sadari, selebihnya gak tau lagi gue.
Oh ya udah mau closing nih karena gue juga udah mulai agak ngantuk.Akan aku beri penjelasan atas itu semua.

..................................
............................................
.....................................................
Sandiwara cinta -shaffix
.............................................................
...............................................................................



Kalian tau?
Semenjak itu aku selalu berdoa dan berdoa sama Allah.


Ya Allah, maaf atas semua perasaan yang ada kini
Ya Allah, aku berharap semua yang datang adalah dari CintaMu
Apabila ini rasa kagum, jangan Kau buat aku lebih mengagumi makhlukMu banding Engkau yang menciptakanku
Ya Allah, Kau yang tau isi hatiku, aku mohon untuk yang terbaik bagiku.
Siapapun yang menurutMu baik, Dekatkanlah.Siapapun.
Ya Allah, Kau yang tau maksud dari semua airmataku, aku mohon ketegaran yang LEBIH untuk menjaga hatiku
Yang Maha membolak-balikan hati, Kuatkanlah aku dalam agamamu.

Ya itu sebagian dari apa yang aku mohon.Hanya Aku dan Tuhanku yang tau.

Untukmu yang ku kagumi,
Terimakasih telah menguji kesetiaanku
Terimakasih telah menguji kekuatan hatiku
Terimakasih telah beri pelajaran yang berarti untukku
Dan untuk semuanya,
Semoga rasa kagum ini hanya sebatas itu.Semoga.
Aku tau kau sungguh mencintai Tuhanmu, semoga aku tak salah ya menyebutmu seperti itu.
Karena aku pun mencintai Tuhanku.
Terimakasih. 



Dan untukmu Muhammad Ridho Rahman,
Jangan kira aku tak menunggu,
Jangan kira aku lupa janji itu,
aku sudah sadar.
Sekarang kita berusaha mengejar mimpi,
Sukses dalam segala hal
Belajar menata diri untuk lebih baik
Itu kan yang kita harapkan?
Kau yang ada di dhuhaku tahajudku tak akan pernah aku lupa.
Bersama atau tidaknya aku denganmu, selalu ada doa untukmu
Semoga apa yang Kau dan Aku cita-citakan dulu tercapai,
Dan harus ingat,
Kalo jodoh kita pasti bertemu lagi. :)

Yang terakhir, Ramadhan akan selalu memberikan kebahagiaan.Selalu.Semu ataupun abadi.:)




-untukmu yang aku kagumi dan untukmu yang aku tunggu-

No comments:

Post a Comment